Jakarta, 3 Agustus 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas, menilai sinergi antara Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional. Menurutnya, kolaborasi kedua program tersebut dapat menciptakan rantai ekonomi yang saling mendukung, mulai dari tingkat desa hingga distribusi kebutuhan pangan kepada masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal sekaligus memperkuat peran pelaku usaha di berbagai daerah. Zulhas menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi berbasis desa menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam penjelasannya, Zulhas menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan menghubungkan hasil produksi lokal kepada berbagai kebutuhan program pemerintah. Melalui mekanisme tersebut, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok yang mendukung berbagai program nasional. Sementara itu, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dinilai berpotensi membuka pasar yang stabil bagi produk pangan yang dihasilkan petani, peternak, nelayan, maupun pelaku usaha mikro di daerah. Sinergi tersebut diharapkan memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Menurut Zulhas, penguatan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan di kawasan perkotaan, tetapi juga harus dimulai dari desa sebagai pusat produksi berbagai komoditas. Dengan melibatkan koperasi sebagai penghubung antara produsen dan kebutuhan program pemerintah, nilai tambah ekonomi dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat. Selain meningkatkan perputaran ekonomi lokal, pendekatan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan ekonomi desa. Pemerintah pun terus mendorong agar setiap daerah mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki sesuai karakteristik masing-masing.
Pengamat ekonomi menilai bahwa integrasi antara program pemberdayaan koperasi dan penyediaan kebutuhan pangan memiliki peluang untuk memperkuat ekosistem ekonomi nasional. Ketika hasil produksi masyarakat terserap secara berkelanjutan, pelaku usaha di tingkat lokal akan memperoleh kepastian pasar yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi. Kondisi tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi. Dengan pengelolaan yang tepat, kolaborasi antarprogram pemerintah dapat menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor ekonomi.
Di sisi lain, keberhasilan sinergi tersebut dinilai bergantung pada kesiapan infrastruktur, tata kelola koperasi, serta koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaannya. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan koperasi mampu menjalankan fungsi distribusi dan pengelolaan secara profesional. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan koperasi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan agar pengelolaan usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dukungan terhadap digitalisasi sistem administrasi dan distribusi turut dipandang sebagai langkah yang dapat meningkatkan efisiensi operasional.
Sejumlah pemerhati pembangunan desa juga menilai bahwa penguatan koperasi dapat memberikan dampak yang lebih luas apabila diiringi dengan peningkatan kualitas produksi masyarakat. Pendampingan kepada petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha kecil dinilai penting agar produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pasar dalam jumlah maupun kualitas. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga berperan dalam memperkuat daya saing produk lokal. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
Pernyataan Zulhas mengenai sinergi antara Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis mencerminkan upaya pemerintah dalam membangun pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari tingkat desa. Melalui penguatan koperasi, pemberdayaan pelaku usaha lokal, serta integrasi dengan berbagai program nasional, pemerintah berharap tercipta sistem ekonomi yang lebih inklusif dan mampu memberikan manfaat secara merata. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, sinergi tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong penguatan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.





